Tampilkan postingan dengan label Ilmu Sosial Dasar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu Sosial Dasar. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 November 2009

Ilmu Pengetahuan Menciptakan Teknologi Untuk Melawan Kemiskinan


Definisi Ilmu Pengetahuan

Sekumpulan proposisi sistematis yang terkandung dalam pernyataan-pernyataan yang benar dengan ciri pokok yang bersifat general, rasional, objektif, mampu diuji kebenarannya (vervikasi objektif) dan mampu menjadi milik umum (Communality, The Liang Gie, 1991).

Sikap-sikap yang ilmiah meliputi empat, yaitu:

  1. Tidak bersikap pamrih agar dapat mencapai tujuan pengetahuan ilmiah yang objektif
  2. Selektif dalam melihat gejala-gejala, serta dalam melakukan hipotesa
  3. Kepercayaan terhadap hal yang bersifat mutlak
  4. Menerima setiap pendapat, teori terdahulu adalah telah mencapai kepastian, tetapi masih terbuka untuk diuji kembali.

Definisi Teknologi

Pengembangan dan aplikasi dari alat, mesin, meterial, dan proses yang menolong manusia menyelesaikan tugasnya. Definisi lain dalam bidang ekonomi yaitu teknologi dilihat dari status pengetahuan kita yang sekarang dalam bagaimana menggabungkan sumber daya untuk memproduksi yang diinginkan, dan poengetahuan apa yang bisa diproduksi. (Wikipedia)

Ciri-ciri fenomena teknik ada tujuh yaitu:

  1. Rasionalitas, yaitu tindakan spontan dapat diubah oleh teknik menjadi tindakan yang matang dan penuh perencanaan
  2. Artifisialitas, yaitu memikirkan, membuat atau menciptakan sesuatu hal yang  buatan yang bersifat tidak alamiah
  3. Otomatisme, yaitu dalam hal metode, prganisasi dan rumusan dilakukan secara otomatis, demikian juga dengan teknik mampu mengeliminasi kegiatan non teknis menjadi kegiatan teknis
  4. Teknik berkembang pada suatu kebudayaan
  5. Monosme, yaitu semua teknik saling bersatu, membentuk sebuah interaksi, serta memiliki saling ketergantunbgan
  6. Universalisme, yaitu teknik dapat melampaui kebudayaan, ediologi bahkan dapat menguasai kebudayaan itu sendiri
  7. Otonomi, yaitu teknik dapat berkembang menurut prinsip-prinsip yang dianutnya

Definisi Nilai

Adalah keyakinan yang betahan bahwa cara tingkah laku tertentu atau keberadaan tertentu lebih baik dari sebelumnya. Definisi lain mengatakan prinsip, standar atau mutuyang dianggap berfaedah atau sangat diinginkan sekali. Nilai biasanyamendorong tingkah laku danberkaitan langsung dengan kepuasan atau pemenuhan hidup atau kerja.

Definisi Kemiskinan

Adalah kondisi dimana seseorang atau sekumpulan selalu dalam keadaan yang selalu kekurangan dalam pendapatan yang ada tidak mencukupi untuk kebutuhan pokok. Adapun ciri-ciri manusia yang berada dibawah garis kemiskinan yaitu:

  1. Tidak memilki faktor produksi sendiri
  2. Tidak memiliki kemungkinan asset produksi dengan kekuatan sendiri
  3. Tingkat pendidikan yang sangat rendah
  4. Tidak memiliki keterampilan dan keahlian khusus.

Adapun fungsi dari kemiskinan yaitu menjadi penyeimbang miskin dan kaya. Bila semua orang adalah orang kaya maka tidak akan ada yang bekerja uintuk orang kaya. Selain itu kemiskinan dapat menjadi indikator keberhasilan suatu bangsa.

Oleh karena itu dengan ilmu pengetahuan yang kita miliki, kita dapat menciptakan teknologi yang dapat mengurangi kemiskinan di negara kita ini. Semua dapat saling terkait dan hanya memiliki satu tujuan yaitu Indonesia yang sejahtera.


Senin, 16 November 2009

Pemuda: Tolak Ukur Keberhasilan Suatu Bangsa



Pemuda merupakan salah satu dari lapisan masyarakat yang dapat menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan suatu bangsa. Bila bangsa tersebut memiliki pemuda-pemuda yang baik maka bangsa tersebut dapat dinyatakan berhasil. Tetapi bila pemudanya rapuh, maka akan rapuh juga bangsa tersebut. Memang antara keberhasilan dan kehancuran sangat tipis bedanya, akan tetapi kita dapat memilih suatu jalan yang terbaik menurut kita. Pemuda dapat memberikan kontribusi yang begitu besar bagi bangsa ini, baik kontribusi yang baik dan kontribusi yang buruk. Berikut klasifikasi pemuda yang dapat digolongkan menjadi tiga yaitu:

Pemuda Radikal

Golongan ini merupakan golongan pemuda yang sangat dapat menghancurkan bangsa. Karena mereka bertindak tidak sesuai aturan. Mereka berpikir secara ego mereka tanpa memikirkan hak dan kewajiban orang lain. Golongan pemuda ini perlu diwaspadai karena mereka melakukan hal-hal yang dapat merugikan diri mereka dan orang lain. Mereka harus dibina secara total dari segi disiplin, mental, etika dsb. Sebenarnya kita juga membutuhkan golongan pemuda yang sperti ini, karena mereka dapat memberikan inovasi untuk mendobrak sebuah sistem atau pola pikir dalam koridor hal yang positif. Karena mereka mempunyai jiwa penentang, mereka dapat memberikan suatu pemikiran baru, yang mungkin menjadi solusi yang selama ini kita cari.

Pemuda Nakal

Golongan ini mempunyai sesuatu yang unik pada diri mereka. Mungkin mereka nakal, tetapi kita harus melihat dulu bagaimana kenakalan mereka. Kita dapat mengambil contoh yaitu bila ada seorang remaja dapat menjebol sistem (Hacker), itu merupakan bagi kita bila mempunyai remaja seperti itu. Remaja tersebut mempunyai kemampuan komputer yang luar biasa. Seharusnya negara dapat menampung orang-orang seperti remaja itu.  Mereka hanya perlu bimbingan yang tepat untuk mengarahkan kemampuan mereka yang hebat itu. Berbeda dengan pemuda nakal yang sesungguhnya. Mereka mesti diperlakukan ekstra dari para pembimbingnya.

Pemuda Bangkit

Merupakan golongan pemuda yang sangat diperlukan oleh bangsa ini, karena mereka memiliki suatu konsep pemikiran yang dapat membantu bangsa ini memecahkan masalah ini sehingga mereka dapat memberikan kontribusi yang sangat besar, dan dapat diterima oleh semua golongan dan lapisan masyarakat. Pemuda bangkit harus dapat berpikir secara impactful karena pola pikir sperti itulah yang dibutuhkan oleh bangsa ini, sehingga bangsa ini dapat menyelesaikan masalahnya.

Jadi kesimpulannya adalah mereka (klasifikasi pemuda apapun) dapat membantu bangsa ini dalam menyelesaikan masalah. Yang mereka butuhkan adalah dukungan dari yang lebih muda dan bimbingan serta nasehat yang lebih tua, sehingga kita dapat mencapai satu tujuan yaitu: Indonesia Satu.

Rabu, 21 Oktober 2009

Mahasiswa Dengan Kehidupan Sosial












Kesadaran mahasiswa terhadap kehidupan sekitarnya memang harus ditingkatkan. Karena sebagai mahasiswa, yang merupakan bagian dari kehidupan sosial masyarakat yang mempunyai intelektual, mengharuskan mahasiswa agar lebih peka terhadap kondisi sosial sekitarnya. Kehidupan sosial sangatlah beragam, dari persoalan yang mudah hingga yang pelik sekalipun dapat dijumpai disekitar kita. Kehidupan sosial tidak akan pernah bisa lepas dari realita kenyataan yang ada. Sehingga ini dapat menjadikan renungan bagi kita dalam menjalani hidup ini. Kita harus bisa menyadari, hidup ini tidak selamanya bahagia juga tidak selamanya sedih. Sama halnya seperti kita melihat suatu relita dalam kehidupan sehari-hari, ada yang bahagia juga ada yang sedih. Tuhan mengajarkan kita untuk memendang dari dua sudut pandang yang berbeda. Kita harus sadar karena kita adalah mahluk sosial jadi kita tidak akan bisa menghindar dari realita kehidupan sosial yang ada disekitar kita. Semoga kita bisa menjadi semakin peka dengan keadaan sosial disekitar kita.